Langsung ke konten utama

#TM10.Sifat Kerugian Asuransi Laut (General Average dan Particular Average) Sabtu241118

Pengertian
General Average adalah suatu kerugian yang ditanggung bersama oleh pihak-pihak yang terlibat atau mempunyai kepentingan dalam pengangkutan tersebut sewaktu kejadian terjadi.
jadi kerugian yang terjadi di tanggung bersama antara Pemilik Kapal,Freight dan Pemilik cargo/barang yang diangkut

Particular Average
Particular Average adalah kerugian/kerusakan sebagian atas barang-barang yang disebabkan oleh sesuatu bahaya yang dijamin dalam polis (accidental caused) yaitu kerugian yang diderita oleh orang-orang tertentu saja secara khusus, tidak melibatkan seluruh pihak yang ada atau terlibat dalam pengankutan tersebut.
Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu pengangkutan adalah 
Pemilik kapal (Owner of the vessel)
Pemilik Uang tambang (Freight Forwarder)
Pemilik Cargo
Jadi Kerugian tersebut dikelompokan dalam Particular Average apabila ada kerugian atau kerusakan tersebut hanya melibatkan pemilik kapal saja atau pemilik barang saja atau yang mempunyai kepentingan dalam uang tambang(Freight) 

Perbedaan dan Contoh 
Kasus General Average adalah upah pandu-laut dan lain-lain biaya pelabuhan, yang harus dibayar pada waktu memasuki atau keluar dari suatu pelabuhan dari laut

Kasus Particular Average adalah  hilangnya peralatan-peralatan kapal atau kerusakan yang ditimbulkan padanya, yang disebabkan karena angina topan atau  kecelakaan dilaut;
Perbedaan General Average dibagi oleh semua orang yang diuntungkan sedangkan particular average dibayarkan oleh perusahaan asuransi




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pusat Logistik Berikat

Nama : Ridho Rizky Fadillah Nim : 180505041123 1.Pembangunan pusat logistik berikat (PLB) bertujuan agar lalu lintas ekspor dan impor di kawasan tersebut berjalan lancar, namun memerlukan dukungan dan jaminan akses transpportasi logistik yang handal. Akses transportasi logistik di sejumlah kawasan pelabuhan dan bandara di Jawa sudah mengalami titik jenuh. Arus lalu lintas pelabuhan penting terutama di Jakarta sudah sulit ditangani. Source :  http://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-teknologi/article/download/87/28 2.Pusat Logistik Berikat adalah tempat penimbunan berikat untuk penimbunan barang yang berasal dari daerah pabean dan/atau barang yang berasal dari daerah lain di daerah pabean, dapat disertai dengan 1 (satu) atau lebih kegiatan sederhana dalam periode tertentu untuk diterbitkan kembali. Sedangkan Penyelenggara PLB adalah badan hukum yang melakukan kegiatan untuk menyediakan dan mengelola area untuk operasi Pusat Logistik Berikat. Source :  http://journals...

Warehouse ICT

Nama : Ridho Rizky Fadillah NIM : 180505041123 1. ICT deployments are made up of hardware and software components. It usually includes a data capturing frontend, a middleware for pre-processing the data and a backend module for information analysis, exception handling and decision making. Inspired from (A. Musa et al 2014), Source :  https://www.researchgate.net/.../New-Classification ... 2. According to Perego et al. (2011), the main drivers of adopting information and communication technology (ICT) solutions in logistics and freight transportation are cost savings and enhanced service level. Source :  https://www.researchgate.net/.../Implementation-of ... 3. In the present work, an ICT platform for hosting and managing building performance optimization analyt-ics is presented. The three-layer architecture of the platform is presented, along with an analysis on the functional properties of the APO layer hosting the modular services, as well as the data access and communica...

Sejarah ITL TRISAKTI & Manajemen Logistik dan Material

Assallamualaikum teman-teman, perkenalkan nama saya Ridho Rizky Fadillah, saya adalah mahasiswa ITL Trisakti jurusan Manajemen Logistik dan Material angkatan 2018. Kali ini saya ingin membahas sedikit mengenai sejarah STMT Trisakti dan Jurusan Manajemen Logistik dan Material. SEJARAH STMT TRISAKTI Pada Tahun 1970 STMT Trisakti dikenal dengan nama Akademi Angkutan Udara Niaga (AAUN) Trisakti. Kemudian dengan Keputusan Mendikbud No.0332/O/1985 tanggal 27 Juli 1985 berubah menjadi Akademi Administrasi Udara Niaga Trisakti. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Mendikbud No.0860/O/1986 tanggal 6 Desember 1986, status dan nama lembaga ini ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti disingkat STMT Trisakti. Ketika itu STMT Trisakti mengelola 2 (dua) jenjang pendidikan, yaitu: a.      Jenjang Pendidikan D.III  b.      Jenjang Pendidikan D.IV. Pada Tahun 1986, STMT Trisakti mempe...