Langsung ke konten utama

Postingan

TUGAS MANAJEMEN MATERIAL

Tentang VISI,MISI DAN SASARAN Visi : ingin bekerja di bidang logistik bagian manajemen atau yang berhubungan dengan bidang logistik Misi : Belajar dengan sungguh-sungguh selama bangku perkuliahan, Aktif dalam Organisasi baik dalam kampus dan luar kampus, Mengikuti Kegiatan Seminar-seminar baik itu dalam kampus dan luar kampus untuk menambah wawasan dan jaringan, Memperhatikan seluruh mata kuliah yang diajarkan dosen Tahun  1 Mendapat IP semester 1 3,68, Semester 2 3,35 Sasaran Tahun 2 IP yang konsisten tidak turun atau naik IP semester menjadi 3,7, mengikuti seminar-seminar untuk menambah wawasan, memperbaiki bahasa inggris serta mendapat nilai toefl yang menjadi syarat perusahaan DHL, BULOG Sasaran Tahun 3 ,magang di perusahaan logistik  Sasaran Tahun 4 Kelulusan dengan nilai IPK yang baik dan langsung dapat pekerjaan di Perusahaan Logistik Rencana setelah lulus  Melanjutkan S2 ,Bekerja di DHL,CEVA LOGISTICS, BULOG Manajer rantai pasok,manaje...

Warehouse

Nama : Ridho Rizky Fadillah NIM  : 180505041123 Jurnal 1 RELAYOUT GUDANG BARANG JADI UNTUK MEMAKSIMALKAN KAPASITAS PRODUK JADI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY RELATION CHART DAN SHARED STORAGE Moch. Syayidi Sofyan, Atikha Sidhi Cahyana Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jawa Timur 61271 syayidis02@gmail.com Link : http://journal.uad.ac.id/index.php/Spektrum/article/download/7552/3769 I. PENDAHULUAN PT.XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan khususnya Mie kering dan Mie instan yang hasilnya di pasarkan ke seluruh wilayah Indonesia dan sebagian juga diexport. Salah satu masalah yang sering dijumpai adalah tata letak barang di guang barang jadi, yang mana gudang barang jadi merupakan suatu tempat penyimpanan barang, baik bahan baku yang nantinya akan diproses, dalam industri manufaktur sering terjadi permasalahan yang terletak pada pengaturan tata letak gudang barang jadi. Penempatan produk jadi yang belum terorganis...

Logistik Halal

Proses mengelola pengadaan, pergerakan, penyimpanan, dan penanganan material, ternak, dan persediaan barang setengah jadi baik makanan dan bukan makanan Bersama dengan informasi terkait dan aliran dokumentasi melalui organisasi perusahaan dan rantai pasok yang patuh terhadap prinsip-prinsip umum syariah. Menurut Al-Hafidz (2016) menyebutkan, membahas tentang produk halal harusnya melingkupi keseluruhan proses produksi dari awal hingga sampai ke konsumen akhir. Dalam hal ini juga meliputi proses logistik atau tracking Menurut Vanany (2017), untuk memastikan dan menjamin kehalalan produk makanan dalam supply chain-nya diperlukan traceability system. Traceability system adalah sistem penelusuran yang populer digunakan oleh para pelaku usaha dan industri makanan untuk memastikan bahwa produk makanannya aman...

#TM12.SABTU081218.STRATEGI PEMBANGUNAN TRANSPORTASI UDARA

Reduce Vertical Separation Minimal  Reduce Vertical Separation Minimal merupakan rekomendasi dari ICAO (Organisasi penerbangan sipil dunia) untuk mengatasi kepadatan lalu lintas udara secara global dengan meningkatkan kapasitas ruang udara melalui penggunaan jarak pisah vertikal antar pesawat dari 2.000 kaki menjadi 1.000 kaki pada ketinggian 29.000-41.000 kaki (FL290-FL410) Di Indonesia Sendiri menggunakan prosedur ini secara bertahap dan bersifat exclusive, sehingga pesawat yang non RVSM tidak di perbolehkan untuk terbang pada ruang udara RVSM dan salah satu manfaatnya yaitu menghemat Bahan bakar pesawat Terbang karena lebih memungkinkan untuk terbang pada ketinggian yang optimum ( Economic Flight Level) Contoh : rute penerbangan W-45 dan W-32 dari Air Traffic Services (ATS) Route Indonesia dan di PT. Garuda Indonesia pada tipe pesawat Boeing 737-400. Data-data sekunder yang ada dianalisis dengan metode statistika melalui program aplikasi SPSS for Windows untu...

#TM11.SISTRANAS T/REL.SABTU 011218 (Strategi Aksebilitas:Keterpaduan intra dan antar moda)

Strategi Aksebilitas : Keterpaduan intra dan antar moda Sejarahnya setelah Perkeretaan dimiliki pemerintah, pemerintah mengubah struktur PNKA menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tahun 1971. Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa angkutan, PJKA berubah bentuk menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) tahun 1991. Perumka berubah menjadi Perseroan Terbatas, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 1998. Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki tujuh anak perusahaan/grup usaha yakni PT Reska Multi Usaha (2003), PT Railink (2006), PT Kereta Commuter Indonesia (2008), PT Kereta Api Pariwisata (2009), PT Kereta Api Logistik (2009), PT Kereta Api Properti Manajemen (2009), PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (2015) Hingga Juni 2018, KCI telah memiliki 900 unit KRL, dan akan terus bertambah. Sepanjang tahun 2017, KCI telah melakukan penambahan armada sebanyak 60 kereta. Hal ini untuk memenuhi permintaan penumpang yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Hingg...

Foto bersama kontainer

1.      Sebutkan nomor container yang difoto! ZCSU – 841274 - 0 a.      Jelaskan maksud dari kombinasi 4 huruf Kode pemilik kontainer terdiri atas 3 digit huruf kapital. Masing-masing pemilik kontainer harus memiliki kode yang bersifat unik dan tidak boleh sama dengan pemilik kontainer lainnya. Untuk keperluan tersebut, mereka harus terdaftar pada International Container Bureau (BIC - Bureau International des Containers) yang berkedudukan di Paris. Contoh : ZCS adalah kode perusahaan dari PT Zimbra Collaboration Suite U adalah  kode untuk all freight container 2.      Sebutkan nama perusahaan pelayaran! PT Zimbra Collaboration Suite 3.      Sebutkan dimensi bagian dalam container! Bagian luar / exterior Panjang (length)                  : 6,058 m Lebar (widht)  ...

#TM10.Sifat Kerugian Asuransi Laut (General Average dan Particular Average) Sabtu241118

Pengertian General Average  adalah suatu kerugian yang ditanggung bersama oleh pihak-pihak yang terlibat atau mempunyai kepentingan dalam pengangkutan tersebut sewaktu kejadian terjadi. jadi kerugian yang terjadi di tanggung bersama antara Pemilik Kapal,Freight dan Pemilik cargo/barang yang diangkut Particular Average Particular Average adalah kerugian/kerusakan sebagian atas barang-barang yang disebabkan oleh sesuatu bahaya yang dijamin dalam polis (accidental caused) yaitu kerugian yang diderita oleh orang-orang tertentu saja secara khusus, tidak melibatkan seluruh pihak yang ada atau terlibat dalam pengankutan tersebut. Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu pengangkutan adalah  Pemilik kapal (Owner of the vessel) Pemilik Uang tambang (Freight Forwarder) Pemilik Cargo Jadi Kerugian tersebut dikelompokan dalam Particular Average apabila ada kerugian atau kerusakan tersebut hanya melibatkan pemilik kapal saja atau pemilik barang saja atau yang mempunyai ke...